Foto Polres Buleleng. - Kedutaan Besar (Kedubes) Turki memberikan pujian terhadap Imigrasi Singaraja, Bali usai insiden selamatkan bule bernama Erhan Seckal (39) yang jatuh dari kapal Big Boat beberapa hari lalu. Seperti diketahui, Erhan yang juga selaku kapten kapal Big Boat tujuan Australia-Vietnam sempat jatuh dan terdampar di KepalaBakamla RI Terima Kunjungan Kedubes Vietnam Rabu, 18 Mei 2022 10:11:54 - Oleh : admin - Dibaca : 173 kali Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Vietnam untuk Indonesia H.E. TA Van Thong di Aula 1 Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Kemarin. KepalaBakamla RI Terima Kunjungan Kedubes Vietnam 18 May 2022 Penulis : admin Jakarta, Rabu 18 Mei 2022 (Humas Bakamla RI/Indonesia Coast Guard),--- Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Vietnam untuk Indonesia H.E. TA Van Thong di Aula 1 Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No Jakarta(pilar.id) - Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso melepas keberangkatan delegasi Gerakan Pramuka yang akan mengikuti Program Pertukaran Pemuda atau Youth Exchange Program (YEP) dengan NCC (National Cadet Corps) India, 8 hingga 18 Agustus 2022 mendatang. Pelepasan delegasi yang beranggotakan 10 Pramuka Penegak dan Adikadik peserta (berusia 18-22 tahun) dari 7 Kwarda yang lolos seleksi oleh Tim Kedutaan Besar India yang dipimpin Atase Pertahanan Kedubes India, Captain Amitabh SSNw. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID tvcdU-pOGKF8tWcn1kowOvAsCJvQvXPWMIIX-Ho0HlailmocK8WmFg== JAKARTA, – Setelah Jepang akan memulangkan warga negaranya dari Indonesia, kali ini kabar tersebut juga akan dilalukan Vietnam. Dalam situs resmi kedutaan Vietnam, Kedutan Besar Kedubes Vietnam untuk Indonesia sedang berkoordinasi dengan instansi terkait penerbangan yang akan digunakan untuk memulangkan warga negaranya.“Kedutaan Besar Vietnam di Indonesia Kedubes telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk sukses menyelenggarakan sejumlah penerbangan untuk membawa pulang warga negara Vietnam dalam status prioritas di Indonesia,” tulis situs Kedutaan Besar Vietnam yang dikutip Jumat 16/7.Warga negara Vietnam di Indonesia, direkomendasikan untuk mengisi formulir yang sudah disediakan. Batas waktu yang diberikan, hanya samapai tanggal 23 Juli 2021. Kebijakan tersebut, diperuntukkan bagi warga negara Vietnam dalam kategori khusus.“Hanya warga negara yang berada dalam kategori prioritas dan memiliki kebutuhan yang nyata untuk kembali ke negara asalnya yang akan mendaftar dan bertanggung jawab,” lanju tulis kedutaan Vietnam di itu, disebutkan pula bahwa setiap warga negara tidak mendaftar lebih dari sekali untuk menghindari kesalahan dalam pendataan. “Harap berikan informasi yang akurat, termasuk alamat email dan nomor telepon untuk Kedutaan Besar dan maskapai penerbangan untuk dihubungi secara langsung bila diperlukan,” saat ini belum keterangan dari pihak Kedutaan Besar Vietnam, alasan memfasilitasi pemulangan warganya dari Indonesia. Home Asia Pasifik Senin, 29 April 2019 - 1716 WIB Protes Aksi Tabrak KRI Tjiptadi 381, Kemlu Panggil Dubes Vietnam A A A JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengaku telah memanggil pihak Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta. Pemanggilan ini untuk menyampaikan protes atas insiden yang terjadi di Laut Natuna Utara."Kemlu telah memanggil Kedubes Vietnam di Jakarta untuk menyampaikan protes atas penyerempetan kapal Dinas Perikanan Vietnam terhadap KRI Tjiptadi 381," kata Kemlu RI melalui akun Twitternya."Tindakan kapal Dinas Perikananan Vietnam membahayakan nyawa aparat kedua negara, tidak sejalan dengan hukum internasional, dan tidak sesuai dengan semangat ASEAN," sambungnya, seperti dikutip Sindonews pada Senin 29/4.Sebelumnya diwartakan, kapal Pengawas Perikanan Vietnam/Coast Guard Vietnam nekat menabrak kapal perang KRI Tjiptadi 381 di Zona Ekonomi Ekslusif ZEE tepatnya di Laut Natuna Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada, Sabtu pukul WIB. Saat itu, KRI Tjiptadi-381 melaksanakan penegakan hukum di ZEE Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara terhadap Kapal Ikan Asing KIA Vietnam BD 979 yang sedang melaksanakan Illegal Coast Guard Vietnam berusaha untuk menghalangi proses penegakan hukum yang dilakukan oleh KRI Tjiptadi-381 lewat provokasi dengan cara menabrakkan kapalnya ke KRI Tjiptadi-381."Kejadiannya di ZEE Indonesia sehingga tindakan penangkapan yang dilaksanakan oleh KRI Tjiptadi-381 sudah benar dan sesuai prosedur. Namun, pihak Vietnam juga mengklaim bahwa wilayah tersebut merupakan perairan Vietnam," provokasi kapal Vietnam KN 264 dan KN 231 dengan menabrak lambung kiri KRI Tjiptadi-381 dan menghadang serta menabrak lambung kiri buritan KIA BD 979, membuat kapal tersebut mengalami kebocoran dan 12 anak buah kapal ABK Kapal Ikan Vietnam berhasil diamankan ke atas KRI Tjiptadi 381, namun dua ABK yang berada di atas kapal ikan tersebut berhasil melompat ke laut dan ditolong oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam. Selanjutnya ABK Kapal Vietnam tersebut akan diserahkan ke Lanal Ranai guna proses hukum selanjutnya.esn indonesia Berita Terkini More 15 menit yang lalu 59 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu

kedubes vietnam di jakarta